Jumat, 12 Agustus 2016

Palsukan Identitas, KPU Muarojambi Pecat Anggota PPS

Suparmin, Komisioner KPU Kabupaten Muarojambi. Suparmin, Komisioner KPU Kabupaten Muarojambi. Kaharudin kilasjambi.com KILAS JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muarojambi menemukan salah satu anggota PPS yang bakal dilantik memalsukan identitas. Akibatnya, anggota PPS ini bakal diberhentikan sebelum dilakukan pelantikan, Sabtu 23 Juli 2016. Disampaikan Suparmin, Komisioner KPU Muarojambi, sebelum pelantikan, KPU Kabupaten Muarojambi terus melakukan verifikasi anggota PPS jika ditemukan kejanggalan berkas pencalonan seperti pemalsuan umur. "Kita masih akan memeriksa berkas dari PPS. Karena ada oknum PPS yang memalsukan umur," ujarnya. Pihaknya telah menemukan ada oknum PPS yang berasal dari Desa Kedemangan, Kecamatan Jambi Luar Kota yang memalsukan umur dengan mengubah tanggal lahir pada kartu tanda penduduk (KTP). "Akan kita berhentikan sebelum pelantikan. Karena memalsukan umur, dengan menuakan umurnya untuk menjadi anggota PPS," jelasnya. Meski pelantikan telah dilakukan nanti, jika ada anggota PPS yang terbukti memalsukan identitas diri‎, akan dipidanakan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. "Setelah dilantik jika tidak memenuhi syarat akan diberentikan. Untuk menjaga integritas." ujarnya. Dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muarojambi akan melantik 465 PPS pada Sabtu, 23 Juli 2016. Pelantikan akan dilakukan di Sekernan, Sungai Gelam, Sungai Bahar, Kumpe Ulu, dan Kumpe Ilir. (kaharudin)

Rabu, 06 Juli 2016

Kata “kupat” berasal dari bahasa Jawa

Kata “kupat” berasal dari bahasa Jawa “ngaku lepat” (mengakui kesalahan). Ini mengisyaratkan bahwa kita yang hanya sebagai manusia biasa selalu pernah melakukan kesalahan kepada siapapun khususnya pada sesama. Maka adanya kupatan ini yang sekedar mengingatkan agar sama-sama mengakui kesalahan kita masing-masing, dan rela untuk saling memaafkan.

Makna Tradisi Kupatan

M
akna Tradisi Kupatan Semarak lebaran Jawa begitu terasa dengan macam-macam acara sacral. Hal-bihalal dan reuni dihelat setelah lebaran. Sehingga gelombang mudik begitu padat dan terasa benar lebaran ini sebagi pesta rakyat. Adat lebaran di Jawa memang mirip dengan galungan;lebaran umat Hindu, namun tidak dalam ritualnya. Ada sebuah pesan leluhur-konon dari Wali Songo- yang disisipkan dalam acara ini, yakni hidangan kupat-lepet yang mesti ada dalam pesta lebaran. Tradisi yang berlaku kupatan dirayakan sepekan setelah lebaran 1 syawal, yakni setelah menjal;ankan puasa syawal 6 hari. Diwujudkan dengan saling berbagi ketupat yang dijadikan hantaran kepada tetangga-tetangga sebagi symbol permohonan maaf dan silaturahmi antara warga yang satu dengan warga yang lainnya. Masyarakat Jawa Timur umumnya menyebutnya dengan riyaya kupatan (hari raya kupat), adapun masyarakat Jawa Tengah menyebutnya dengan bodo kupat atau bodo cilik. Ba’da artinya “setelah” yang berarti kemenangan yang dirayakan dengan makan ketupat sebab bias berpuasa kecil (6 hari di bulan syawal). Asal usul, kalau asal jangan usul, kalau usul jangan asal. Tradisi Kupatan Tidaklah mudah memberikan atau bahkan menemukan sebuah kajian ilmiah tentang sejarah atau asal usul kupat. Namun kiranya dari berbagai sumber sedikit kiranya bisa dijadikan bahan pemikiran, dimana masyarakat Jawa mempercayai bahwa kupat ini berawal dari Sunan Kalijaga, atau Sunan Kalijaga merupakan orang yang berjasa dalam hal mentradisikan kupatan dengan beberapa makna filosofis yang terkandung dalam makanan ini. • Kata “kupat” berasal dari bahasa Jawa “ngaku lepat” (mengakui kesalahan). Ini mengisyaratkan bahwa kita yang hanya sebagai manusia biasa selalu pernah melakukan kesalahan kepada siapapun khususnya pada sesama. Maka adanya kupatan ini yang sekedar mengingatkan agar sama-sama mengakui kesalahan kita masing-masing, dan rela untuk saling memaafkan. • Kata “Kupatan” juga berasal dari bahasa Arab “Kaffatan” (kesempurnaan) yang kemudian ditandingkan dengan lughah Jawa dan supaya gampang ingan dan mengucap maka terbiasalah dengan sebutan atau ucapan “kupatan”. Kesempurnaan di sini adalah menjadi titik ujung kesempurnaan yang telah kita terima dari anugrah yang telah diberikan oleh Tuhan berupa Fitrah. Dengan adanya “kupatan” ini berarti menandakan sebuah kesempurnaan. • Kesempurnaan yang kemudian dilambangkan dengan bentuk kupat yang terbuat dari janur (sejatine nur), ini melambangkan bagaimana kondisi umat muslim setelah mendapatkan pencerahan selama bulan suci ramadhan, secara pribadi-pribadi mereka kembali pada fitrah, kesucian atau jati diri manusia yang bersih dari noda dan bebas dari dosa. • Kesempurnaan dan kesucian diri yang juga dilambangkan dengan isi kupat yang berisi beras (segenggam beras) dan karena butir-butir beras tadi saling menyatu dalam selongsong janur dan rela direbus sampai matang, masak, maka jadilah sebuah makanan yang mengenyangkan dan enak dimakan. Ini adalah sebuah simbol dari persamaan juga kebersamaan persatuan dan kesatuan, dimana yang demikian itu merupakan seuntai pesan moral terhadap umat agar sama-sama rela untuk menjalin persatuan dan kesatuan sesama umat, untuk diri pribadi, lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara. Namun sedemikian itu, meski sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun dan terus dilakukan, juga tak jarang muncul sebuah polemik di kalangan umat muslim, dimana ada juga yang menganggap sebuah tradisi tersebut sebagai Bid’ah dan sesat, dikarenakan termasuk mengada-ada dalam masalah ibadah. Setelah bulan suci ramadhan, dan memasuki syawal (1 syawal/Idul Fitri) maka pada saat itu seluruh kaum muslim diharamkan untuk berpuasa, terkecuali ketika mulai pada hari ke 2 bulan syawal, baru ada anjuran (sunnah muakkad) untuk melakukan puasa selama enam hari, berturut-turut sejak tanggal 2 syawal ataupun terpisah, selama masih dalam bulan syawal, sebagaimana sabda Nabi SAW : مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصَوْمِ الدَّهْرِ. رواه مسلم (الجامع الصغير ص 307) Artinya : “Barang siapa berpuasa Ramadlan kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan syawwal, maka yang demikian itu seperti puasa setahun”. (HR. Imam Muslim) Kemudian setelah puasa syawal, tidak ada anjuran atau tuntutan melakukan dan menyelenggarakan tradisi tertentu (di sini yang dimaksudkan adalah kupatan), maka barang siapa melakukan tradisi tertentu atau tradisi riyoyo kupat pada tanggal 8 syawal, maka hal itu dianggap Bid’ah (suatu hal yang baru). Kenapa demikian, dikarenakan dianggap suatu hal yang dulunya (zaman Rasul dan para sahabat) tidak pernah melakukan dan tidak pernah diajarkan. Inilah yang kemudian menjadi bermunculan multipersepsi di kalangan umat Islam, antara yang Bid’ah dan tidak, antara yang melakukan dan tidak mau melakukan. Namun tidaklah ini menjadi sebuah kerumitan dan menjanggal kita, coba kita pecahkan dan kita pikirkan dari paradigma bahasa yakni interpretasi dari makna Bid’ah itu sendiri, juga bagaimana status amaliyah dari tradisi riyoyo kupatan itu sendiri. Bid’ah secara bahasa berarti membuat sesuatu tanpa ada contoh sebelumnya. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah ayat 117 yang artinya : “Allah Pencipta langit dan bumi, ...”. Yang dimaksud di sini adalah mencipta (membuat) tanpa ada contoh sebelumnya. Juga firman-Nya dalam Q.S Al-Ahqaf ayat 9 yang artinya : “Katakanlah: ‘Aku bukanlah yang membuat bid’ah di antara rasul-rasul’ ”. Maksudnya adalah aku bukan Rasul pertama yang diutus ke dunia ini. Sedangkan ada yang mendefinisikan Bid’ah secara mutlak, yakni segala hal yang belum pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW. Sesuatu yang ada kaitannya dengan ibadah dan tidak pernah dicontohkan oleh Nabi adalah Bid’ah dan haram untuk dilakukan. Oleh karena itulah tradisi kupatan ini dikategorikan sebagai ibadah madlah (ritual murni) yang terikat dengan tata cara yang didasarkan pada tauqif (Jawa;piwulang) dari nabi, dan hal itu dianggap mengada-ada dan itu adalah bid’ah, sedangkan setiap bid’ah adalah dlalalah. Sabda Nabi SAW: مَنْ أَحْدَثَ فِيْ أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ. رواه البيهقي عن عائشة (الجامع الصغير ص 296) Artinya : “Barang siapa mengada-ada di dalam urusan agama kita ini, sesuatu yang tidak bersumber darinya, maka hal itu ditolak” (HR. Imam Baihaqi) Dan sabda Nabi SAW. : وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ اْلأُمُوْرِ فَإِنَّ ذَلِكَ بِدْعَةٌ وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ. رواه أبو داود والترمذي. أَيْ بَاعِدُوْا وَاْحذَرُوْا اْلأَخْذَ بِاْلأُمُوْرِ الْمُحْدَثَةِ فِي الدِّيْنِ. (المجالس السنية شرح الأربعين النووية ص 87) Artinya : “Jauhilah hal-hal baru yang diada-adakan, karena sesungguhnya hal tersebut adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi) yakni kamu sekalian harus menjauhi dan mewaspadai perkara-perkara baru dalam agama. Namun selain daripada itu, ada lagi yang kemudian pendapat mengklasifikasikan bid’ah itu menjadi dua bagian, yakni bid’ah hasanah (baik) dan bid’ah sayyi’ah (buruk), dan berpendapat bahwaasannya tradisi kupatan itu adalah dikategorikan sebagai ibadah ghairu mahdlah (tidak murni) yang yang perintahnya ada, namun dalam hal pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi, maka adanya tradisi itu dianggap amrun mustahsan (sesuatu yang dianggap baik). Penjelasan ini bukan berarti mengingkari dari pada dua hadits yang telah disebutkan di atas tadi, akan tetapi mencoba memahami hadits tersebut dengan paradigma yang lebih luas, dalam artian tidaklah semua bid’ah itu dlalalah (sesat), namun ada juga bid’ah yang hasanah (bagus) yaitu suatu hal baru yang tidak merusak akidah dan tidak menyimpang dari syari’at, sebagaimana dijelaskan dalam kitabnya Syaikh As-Sayyid Muhammad Alwi “Al-Ihtifal bidzikro maulidin nabi” : قَالَ اْلإِمَامُ الشَّافِعِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: مَا أَحْدَثَ وَخَالَفَ كِتَابًا أَوْ سُنَّةً أَوْ إِجْمَاعًا أَوْ أَثَرًا فَهُوَ الْبِدْعَةُ الضَّالَّةُ، وَمَا أَحْدَثَ مِنَ الْخَيْرِ وَلَمْ يُخَالِفْ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ فَهُوَ الْمَحْمُوْدُ. Artinya : “Imam Syafi’i berpendapat bahwa amalan apa saja yang baru diadakan dan amalan itu jelas menyimpang dari kitabullah, sunnah rasul, ijma’us shahabah atau atsaratut tabi’in, itulah yang dikategorikan bid’ah dlalalah/sesat atau tercela. Sedangkan amalan baik yang baru diadakan dan tidak menyimpang dari salah satu dari empat pedoman di atas, maka hal tersebut termasuk hal yang terpuji”. Juga dalam kitab yang sama beliau menyimpulkan pendapat Imam Syafi’i tersebut sebagai berikut : فَكُلُّ خَيْرٍ تَشْتَمِلُهُ اْلأَدِلَّةُ الشَّرْعِيَّةُ وَلَمْ يُقْصَدْ بِإِحْدَاثِهِ مُخَالَفَةُ الشَّرِيْعَةِ وَلَمْ يَشْتَمِلْ عَلَى مُنْكَرٍ فَهُوَ مِنَ الدِّيْنِ. Artinya : “Jadi setiap kebaikan yang tercakup dalam dalil-dalil syar’i dan mengadakannya tidak ada maksud menyimpang dari aturan syari’at serta tidak mengandung kemunkaran, maka hal itu termasuk “ad-din” (urusan agama)”. Oleh karena itu, wahai sahabat/i yang dimuliakan Tuhan semuanya, amiin, menempatkan hukum riyoyo kupat itu tidaklah dengan seenaknya saja, harus dilihat dari substansi masalahnya, yaitu ajaran silaturrahim, saling memaafkan juga ajaran tentang pemberian sodaqoh atau sedekah, yang mana hal tersebut perintahnya ada dalam dalil syar’i, namun daripada itu teknis dalam hal pelaksanaannya bisa dilakukan dengan beragam cara. Dalil syar’i tentang silaturrahim antara lain : hadits riwayat Tirmidzi : أَسْرَعُ الْخَيْرِ ثَوَابًا الْبِرُّ وِصِلَةُ الرَّحِمِ. رواه الترمذي عن عائشة Artinya : “Amal kebajikan yang paling cepat mendapatkan pahala adalah ketaatan dan silaturrahim”. Dalil syar’i tentang memberikan sedekah antara lain : تَصَدَّقُوْا وَلَوْ بِتَمْرَةٍ. رواه ابن المبارك Artinya : “Bersedakahlah kamu, meskipun hanya berupa sebutir kurma” (HR. Ibnu Mubarak). Itulah, sedikit dari beberapa pemaparan tentang tradisi kupatan, dimana tradisi kupatan itu tidak bisa dengan begitu saja disebut sebagai bid’ah atau tambahan dalam beribadah, melainkan tradisi kupatan adalah budaya lokal dimana budaya tersebut memiliki keterkaitan dengan syari’at Islam dan karena itulah kupatan tidak bisa dihukumi sebagai penyimpangan, apalagi dihukumi sebagai tindakan dlalalah (sesat).

Rabu, 04 Mei 2016

KOPI TUBRUK



KOPI TUBRUK

Sebuah tradisi selama lebih dari tiga abad sejak pertama kali
Kopi mulai di tanam di Indoneisa ,betapa kopi tubruk tumbuh
Dalam setiap aspek kehidupan masyarakat kita.Ritual sesaji
Tak akan pernah lengkap tanmpa kehadirannya,peramal melihat peruntungan dari ampasnya,ronda malam membuat mata kuat melek untuk menagkap tamu tak di undang.
Masyarakat pesesir jawa menggunakan ampasnya dalam kreasi seni yang menakjubkan pada tradisi CETHE.
Kopi tubruk adalah keindonesiaan dalam secangkir minum kopi pahit maupun manis. Saya percaya ,adanda termasuk orang yng menikmati kehangatan secankir kopi ini yang di temani panganan kecil. TETEP DI SERATUS KOMA LIMA SIDOMUKTI FM.....

Senin, 02 Mei 2016

EMPAT KADES DIKUKUHKAN JADI PEMANGKU ADAT


Muarojambi Radio  - Empat Kades dalam Kecamatan Sekernan yakni Desa Suko Awin Jaya, Berembang, Kedotan, dan Desa Keranggan  secara resmi dikukuhkan menjadi Pemangku Adat Desa oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Sekernan Alamsyah yang ditandai dengan pemasangan Lacak dan penyelipan sebilah Keris dan diberi gelar Datuk Penghulu, pada kesempatan itu juga dilakukan pelantikan Ketua TP PKK Desa oleh Ketua TP PKK Kecamatan (30/4) dihalaman ktr camat.
 LAM Kab Ma Jambi Abdullah mengatakan, saya ni pada kesempatan ini memberikan tunjuk ajar para kades yg sudah  diberi gelar datuk penghulu, ibaratnya mengajar buaya berenang tapi karena  tunjuk ajar ini harus saya sampaikan dimana jadi pemimpin itu ada tujuh  macam dalam adat seperti salah satu  disebutkan dalam adat pemimpin Cetak  Celana maksudnya ingin menikah terus setelah istrinya mengandung istrinya ditinggalkan, ini tidak boleh bagi seorang pemimpin, karena seorang pemimpin dituakan dan menjadi contoh tauladan bagi masyarakat.
Sementara itu Bupati H. Burhanuddin Mahir, SH mengatakan, di tahun 2016 ini setiap desa mendapat kucuran dana satu milyar lebih, untuk itu gunakan dana tersebut dengan baik dan benar, serta berkonsultasi dengan BPD nya, dengan bersinergi antar kades dan BPD maka pelaksanaan pembangunan akan berjalan dengan baik."Dalam penggunaan dana tersebut tergantung desa apa yang mau dibuat tapi hendaknya direncanakan dengan musyawarah di tingkat desa", ucap Bupati.
Diingatkan Bupati bahwa setelah dana desa tersebut digunakan  penggunaan dana desa ini nantinya akan dilakukan audit  secara langsung oleh BPKP. jadi laksanakanlah dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan itu pula Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Muaro Jambi apabila selama sepuluh tahun kepemimpinannya ada yang belum menikmati pembangunan, karena pembangunan yang kita laksanakan secara skala prioritas. (mad )

Sumber              : Bag. Humas Setda Kab. Ma. Jambi
Tanggal Publikasi  : 30 Mei 2016

Sabtu, 30 April 2016

PEMKAB SERAHKAN MOBIL OPERASIONAL KONI


Muaro jambi, Sebagai komitmen pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk membantu olahraga Pemerintah Kabupaten (27/4) bertempat di aula kantor Bupati  menyerahkan bantuan mobil operasional ke Koni, bantuan ini langsung diserahkan oleh Sekda Muaro Jambi Imbang Jaya.
Penyerahan bantuan ini diberikan lansung kepada ketua Koni Muaro Jambi, selain kendaraan oprasional Pemkab juga menyerahkan bantuan bonus atlit pekan olahraga Provinsi yang digelar dibatanghari tahun lalu.

Ketua Koni Kabupaten Muaro Jambi patahillah pada sambutanya mengatakan  meski pada  saat porprov kemarin anggaran sangat terbatas  namun atlit muaro jambi berhasil mengaharumkan nama muaro jambi hal ini dilihat dari prestasi Kabupaten Sailun Salimbai yang mampu naik dari peringkat 10 ke peringkat 8

Sekda Kabupaten Muaro Jambi imbang jaya menangatakan, sangat berterima kasih baik dari koni dan para kepala SKPD yang mendampingi di ajang Porprov yang xxi di Batang Hari, dan tentu sangat mengapresiasi semangat juang dari atlit-atlit kabupaten muaro jambi dalam memperjuangkan nama Kabupaten, selain itu dirinya pun berharap agar bantuan oprasional yang juga diberikan pada hari ini dapat memberikan motifasi kepada pengurus koni untuk meningkatkan prestasinya kedepan.(mad)


Sumber                : Bag. Humas Setda Kab. Ma. Jambi
Tanggal Publikasi  : 29 April 2016

Kamis, 28 April 2016

Radio Sidomukti fm "RADIO MAJU TAK GENTAR"

"RADIO MAJU TAK GENTAR" Demi kemajuan Informasih kabupaten tanjung Jabung Timur di Tahun 1999 kami lakukan pembanguan Radio Komunitas Suara Tanjung Jabung Timur kami mengunakan rekomendsi Dinas Perhubungan waktu itu kami di angap Radio Gelap Oleh Lok Mon Sfr Jambi Kami di segal dan kami tidak putus asa kami lakukan terus kordinasi dg yg memangku kepetingan Tahap 1.2,3,4 EUCS kami lolos dan di ahir tahun 2015 Kami Mendapatkan IPP Tetap karena di tempat lama di sidomukti daya PLN kami Lemah kami alternatif harus Putar OTAK kami sepakat denga Keluarga besar PT.RADIO SUARA TANJUNG JABUNG TIMUR harus beli lahan di Talang Babat Simpang Pendowo Kami Bangun Gedung Dan juga KAMI bangun Tower 45 Meter dan semua pembangunan siap Judulanya "kami maju Tak Gentar Harus ON AIR " Karena Kami Punya IPP Tetap,// Radio Sidomukti fm

Senin, 18 April 2016

UN 2016 Bupati pantau SMA 3 dan SMK 8 Mestong

Muarojambi - Bupati Muaro Jambi Burhanuddin Mahir didampingi Kepala Dinas Pendidikan Ulil Amri melakukan peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di dua sekolah yakni SMA  Negeri 3 dan juga SMK  Negeri 8 di Kecamatan Mestong, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Ujian Nasional di Kabupaten Muaro Jambi  berjalan aman dan lancar.

Dalam tinjauannya Bupati melihat langsung kekelas untuk dan menyaksikan langsung putra putri Bumi Sailun Salimbai sedang mengisi soal UN kepada siswa Burhanuddin berpesan untuk dapat mengerjakan soal dengan teliti dan hati hati.

Dari hasil tinjuan ini Bupati Burhanudin Mahir optimis jika siswa dapat lulus seratus persen pasalnya soal soal yang diujikan hampir sama dengan soal yang sering di ujikan pada saat try out lalu.

Untuk Kabupaten Muaro Jambi sendiri tahun ini terdapat 19 sekolah penyelenggara UN  dengan jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional sebanyak 3608 siswa, sementara untuk sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer ada di tiga sekolah yakni SMK  2, SMA Titian Teras dan MAN Cendikia (mad ).

Selasa, 22 Maret 2016

Profil Bupati Ogan Ilir Noviadi Yang Ditangkap BNN Karena Penggunaan Narkoba

BUPATI OI AW NoviadiBelum genap dua bulan dilantik menjadi Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir (AW) Noviadi digelandang Badan Narkotika Nasional atas dugaan penggunaan narkotika jenis sabu-sabu. Proses penangkapan dipimpin langsung AKBP Wanto dari BNN Pusat pada Minggu, (13/3) pukul 21.30 WIB.
Noviandi sendiri telah diintai BNN sejak tiga bulan lalu. Menurut informasi yang beredar, penggerebekan tersebut diawali dengan tertangkapnya, dua pengedar narkoba di kawasan Inderalaya. Dari keduanya kemudian dilakukan pengembangan ke Palembang yang menjadi kediaman Mawardi–ayah dari Nofiadi.
Proses penangkapan di rumah pribadi Bupati Ogan Ilir di Jl Musyawarah, RT 26, Kelurahan Karang Jaya, Gandus sempat berjalan alot. Petugas BNN sempat dihalangi untuk masuk tetapi setelah beberapa lama, akhirnya petugas bisa masuk dan mengamankan Noviadi ke kantor BNN Sumatera Selatan di Jakabaring.

Profil Ahmad Wazir Noviadi

Seperti diketahui Ahmad Wazir Noviadi SPsi merupakan putra dari Bupati Ogan Ilir sebelumnya, Ir. H. Mawardi Yahya. Noviadi juga keponakan dari H Ridho Yahya Wali kota Prabumulih yang juga merupakan politisi Golkar.
Noviadi sendiri adalah bupati yang masih cukup muda karena baru berusia 27 tahun (lahir pada 22 November 1988) dan sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OI periode 2014-2019 dari Partai Golkar.
AW Noviadi terpilih sebagai anggota DPRD Oi dari Dapil V melingkupi Kecamatan Lubuk Keliat, Rambang Kuang dan Muara Kuang. AW Noviadi mendapat suara terbanyak di Partai Golkar Dapil V. Adapun wakilnya Ilyas Panji Alam adalah Sekertaris jendral (Sekjend) DPD PDI Perjuangan Sumsel.
Saat pemilu Desember 2015 lalu, pasangan Noviadi-Panji didukung PDI-P dan Golkar serta Hanura, PPP dan juga PKS. Pasangan ini sukses mengalahkan pasangan selebriti Helmi Yahya yang berpasangan dengan Mushendi Fazareki yang didukung partai Nasdem dan Demokrat.
Dalam pilkada tersebut pasangan Helmi Yahya-Mushendi hanya meraih 94.144 suara, sementara Noviadi-Panji Alam memperoleh 107.578 suara. Helmi Yahya sempat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi tetapi gugatannya tidak dikabulkan sehingga Noviadi-Panji Alam secara resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir periode 2016-2021 pada 17 Februari lalu.
Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara, Bupati AW Noviadi disebutkan memiliki kekayaan senilai 20.319.445.000. Sebagian besar kekayaannya berasal dari harga bergerak yaitu mobil Marcedes Benz sebanyak 10 dan juga Jeep Wrangler, Range Rover dan CR-V dengan nilai total 11.148.000.000.sumber Aktualita.co

Manfaat Sayur Genjer Untuk Kesehatan Tubuh

Info Muaro Jambi Radio - Tanaman sayuran genjer dapat ditemukan di daerah rawa dan juga dapat dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Bagi orang desa, sayuran ini mudah ditemukan. Namun bagi warga yang tinggal di kota, jika ingin menemukan sayuran yang satu ini dapat dengan mudah menemukannya di pasar tradisional. Sayuran genjer memiliki kaitan dengan kemiskinan, karena dahulu sayur genjer ini dapat mudah ditemukan didaerah rawa, sungai, maupun danau secara gratis, dan hanya dikonsumsi oleh warga yang tidak memiliki uang untuk membeli makanan. Tapi siapa yang menyangka sayuran genjer saat ini menjadi sayuran yang favorit bagi masyarakat Indonesia terutama bagi orang vegetarian. Ini karena manfaat sayur genjer sangatlah banyak.

Sayur genjer sering diolah menjadi masakan seperti lalapan, tumis, ataupun campuran pecel. Kandungan gizi pada sayur genjer ini tidak kalah dengan sayuran hijau lainnya, dengan kandungan gizi yang banyak dan bervariasi akan memberikan asupan nutrisi yang sehat bagi tubuh. Dan berikut ini beberapa manfaat sayur genjer untuk tubuh :
Sayur genjer memiliki serat yang tinggi
Sayur-sayuran hijau yang ada di sekitar merupakan jenis makanan yang mengandung serat tinggi, salah satunya yaitu sayuran genjer. Karena memiliki kandungan serat yang tinggi, maka manfaat sayur genjer yaitu dapat memenuhi kebutuhan serat tubuh dalam sehari. Serat pada sayuran genjer memiliki fungsi sebagai pelancar pencernaan, pencegah sembelit, mengikat lemak dalam tubuh, membantu proses pencernaan makanan, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menstabilkan kadar gula darah.
Sayur genjer kaya akan protein
Sayur genjer adalah salah satu jenis sayur yang mengandung protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gram sayur genjer terdapat kandungan protein sebesar 1,7gram. Dalam hal ini, manfaat sayur genjer yaitu sebagai pembentukan masa otot, sebagai sumber energy, menambah stamina dan pengikat lemak di dalam tubuh.
Sayur genjer mengandung kalsium
Kandungan kalsium pada sayuran genjer terbilang cukup tinggi. Dengan 100 gram penyajian sayur genjer, mengandung 62 mg kalsium yang sangat baik untuk tubuh. Kalsium memiliki fungsi membantu pertumbuhan tulang dan gigi, menjaga kesehatan tulang dan gigi, selain itu juga mencegah osteoporosis.
Sayuran genjer memiliki fosfor
Kandungan fosfor pada sayur genjer sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang apabila dipadukan dengan kalsium. Dengan 100 gram sayur genjer mengandung fosfor sebanyak 33 mg. Dengan adanya kandungan fosfor ini, maka manfaat sayur genjer adalah meningkatkan kekuatan tulang, sehingga mencegah tulang dari penyakit osteoporosis.
Sayuran genjer memiliki kandungan zat besi yang tinggi
Kandungan zat besi pada sayuran genjer memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh, yaitu baik untuk pembentukan sel darah merah dan dapat lebih mudah mempercepat penyembuhan luka. Dalam penyajian 100 gram sayur genjer mengandung 2,1 mg zat besi.
Sayuran genjer mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker
Sayur genjer memiliki kandungan polifenol yang dapat berperan sebagai antioksidan, sehingga manfaat sayur genjer adalah dapat mencegah terkena penyakit jantung dan kanker.

Senin, 22 Februari 2016

Genderang Pemilihan Bupati Muarojambi 2017

Info muaro jambi radio//Genderang Pemilihan Bupati Muarojambi 2017 sudah semakin terasa. Sejumlah tokoh Muarojambi sudah mulai mensosialisasikan diri baik secara terang terangan maupun masih diam diam. Pencoblosan PilBup Muarojambi digelar awal tahun 2017, awal tahapan pd pertengahan 2016. Adapun tokoh yg Bakal incar Kursi Bupati Muarojambi 2017 setidaknya ada 7 nama. Yaitu, Bambang Bayu Suseno anggota DPRD Provinsi Jambi, Fahmi Mai Wakil Ketua DPRD Muarojambi, Ivan Wirata mantan Kepala Dinas PU Provinsi Jambi, Masnah Busro anggota DPRD Provinsi Jambi, Agustian Mahir Kepala BKD Muarojambi, Dodi Sularso pengusaha,
 Kemas Fuad Wakil Bupati Muaro Jambi

Mengapa selalu dengar radio