Kamis, 14 Februari 2013

OPERASI BIBIR SUMBING GRATIS



OPERASI BIBIR SUMBING GRATIS

Assalamu'alaikum, Wr. Wb.
Informasi bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang memiliki saudara, tetangga atau kenalan yang menderita bibir sumbing dan sumbing Langit ingin dibantu untuk diobati, maka kami lembaga solidaritas Radio News muaro jambi   akan mengadakan OPERASI GRATIS

Operasi akan dilaksanakan dalam 1 hari pada Hari Minggu tanggal 21 Januari  2013.
Untuk pendaftaran segera menghubungi  Kantor 0741(582187) atau  Bpk. Yayak Supriyadi. 081366464973.
Atau datang langsung ke Kantor Sekretariat Radio News MuaroJambi  di Jln. A.Gafar RT.03/02 No.51 Simpang Lima Jaluko Kab.Muaro Jambi Prop.Jambi Indonesia

DAFTARKAN SEGERA!! SEKARANG JUGA!! GRATIS!! TANPA DIPUNGUT BIAYA.

Terima kasih.

Wassalamu'alaikum, Wr. Wb.

AIR SUNGAI BATANG HARI KEMBALI NAIK

akibat luapan sungai batang Hari desa sarang burung terendam
Sempat surut beberapa waktu lalu, belakangan ini debit air Sungai Batanghari kembali naik. Masyarakat Simpang limo sarang burung  harus waspada akan bahaya banjir yang bisa melanda jika air sungai naik secara terus menerus. Karena, sebagian wilayah, seperti daerah   Jambi luar kota  sangat rawan digenangi banjir akibat air Sungai Batanghari yang meluap
halaman TK Paud Terendam
Berdasar informasi dari warga, sebagian wilayah dataran rendah sudah mulai digenangi air kembali. Masyarakat kembali menggunakan perahu sebagai alat transportasi. “Ya, air naik lagi, kemarin sempat surut sebentar,” ibu yusi adalah salah satu guru di SDN 48 desa Sarang Burung kec.Jaluko Kab.muaro Jambi

Sabtu, 02 Februari 2013

Festival PKL Jambi Emas Untuk Pemberdayaan PKL

Untuk pertama kalinya Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Jambi menyelenggarakan satu rangkaian kegiatan untuk para PKL dengan nama Festival PKL Jambi Emas. Kegiatan yang mengambil tempat di halaman GOR Kota Baru ini, rencananya akan dihadiri oleh Menko Ekonomi RI Hatta Rajasa.

Ketua APKLI Jambi, Adhi Putra Siaga mengatakan, Festival PKL Jambi Emas adalah untuk pemberdayaan PKL Jambi yang lebih baik. ”Ada beberapa kegiatan dalam festival PKL Jambi Emas ini antara lain, pemilihan duta PKL Jambi, lomba mewarnai, PKL favorite dan lainnya tujuannya adalah mendorong para PKL  atas program-program Pemerintah Jambi,” katanya.

Lanjutnya, alasan memilih GOR Kota Baru sebagai lokasi utama, karena wilayah tersebut merupakan asset wisata PKL, kata Adhi kepada SR28 Jumat (1/2). ”Sekitar wilayah GOR Kota Baru terdapat para PKL yang kreatif, sebagai satu asset wisata. Kemudian para pedagang lain di wilayah GOR dapat bisa bersama sama tergabung dalam festival kali ini,” imbuhnya.

Ketua APKLI Jambi ini mengungkapkan pula, pada hari Minggu lusa (03/02), Festival PKL Jambi Emas ini akan ditinjau langsung oleh Mentri Kordinator Ekonomi Hatta Rajasa.
Wartawan : Yus/Win

Jumat, 01 Februari 2013

BUDAYA TRADISI DAN KEARIFAN LOKAL DI JAMBI

Sebagai bagian masyarakat Melayu yang umumnya menjadi suku orang-orang yang ada di Pulau Sumatera, sejak dahulu masyarakat Jambi memang dikenal sebagai masyarakat yang memiliki kebudayaan dan tradisi. Tradisi ini terutama berkaitan dengan alam yang menjadi bagian tak terpisahkan dan aspek integral masyarakat Jambi. Keseharian hidup masyarakat Jambi memang tidak dapat dilepaskan dengan alam, terutama dengan beragam sumberdaya alam yang ada di kawasan ini.
Salah satu masyarakat Jambi yang memiliki tradisi yang kuat adalah Tabir Ilir yang beberapa tahun lalu memekarkan diri dari Tabir. Tradisi masyarakat lazim juga disebut sebagai kearifan lokal (indigenous knowledge) yang secara sederhana dapat didefenisikan sebagai pengetahuan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat tertentu yang mencakup di dalamnya sejumlah pengetahuan kebudayaan yang berkaitan dengan model-model pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam secara lestari. Sepintas lalu kearifan lokal memang telah ‘terkubur’ seiring dengan serbuan kapitalisme yang menerpa setiap sendi kehidupan masyarakat dengan mengatasnamakan pembangunan. Di masa lalu, kearifan lokal memang mengemuka dalam terminologi pantangan yang bercorak religius-magis dan aturan adat, sedangkan dalam konteks sekarang, pengetahuan lokal tidak lagi dipandang sebagai takhayul (superstition), akan tetapi telah mengajarkan manusia pada kerendahan hati dan kebutuhan untuk belajar dari suatu komunitas sebelum kita mengajari mereka. Namun demikian, sesungguhnya kearifan lokal tidak hanya menyangkut pengetahuan masyarakat lokal mengenai sumberdaya alam yang ada di sekitarnya, tetapi juga berhubungan dengan kehidupan yang mereka jalani.

BUDIDAYA CACING TUBIFEX DI LAKUKAN OLEH AWAK MEDIA

Cacing sutra merupakan salah satu pakan favorit ikan, terutama ikan air tawar. Cacing ini memiliki kandungan gizi dan protein tinggi, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ikan.
Maraknya pengembangan budidaya ikan mendorong tingginya permintaan cacing sutra. Tak heran, banyak orang kini tertarik mengembangkan usaha budidaya cacing yang memiliki nama latin tubifex ini.
Lokasih Budidaya Cacing Tubifex
Salah seorang pebudidaya cacing sutra adalah Yayak Supriyadi  Direktur Radio News MuaroJambi Jambi  . Ia sudah membudidayakan cacing sutra sejak tahun 23 Agustus 2012. "Budidaya cacing sutra masih menggiurkan karena banyak permintaan dari para pebudidaya ikan," ujarnya.
Yayak supriyadi  memiliki tujuh  kolam budidaya cacing sutra. Masing-masing kolam memiliki ukuran 3 meter (m) x 3 m. Dalam sebulan, ia bisa memanen cacing sutra sebanyak dua kali.

Kementrian perikan lihat potensi Budidaya tubifex
Upr Bukit Cinto Kenang kabupaten muaro jambi berdiri sejak 2009 dalam pembenihan ikan lele pada waktu sebelum membududayakan cacing sutra setiap harinya memerlukan puluhan Canting cacing sutra untuk kebutuhan pembesaran Larva lele namun setelah budidaya cacing tidak lagi tergantung pada pengepul cacing sutra yang ada di kota Jambi.di penhujung tahun 2012 usaha Budidaya Cacing sutra yang pertama mendapat Respon Positif dari  dinas Tinggat 1 Perikanan Propinsi Jambi .Kabid Budidaya Hernowo Mendukung dengan apa yang di lakukan Oleh Upr Bukit Cinto Kenang Yang Juga Mengembangkan Pakan Alami Justru Upr Yang sedemikan Yang Perlu Di Bantu "Kata Kabid Budidaya Ikan air Tawar dan Juga Uztadz yang satu ini.lokasih Budidaya ini beralamat di komlek Perkantoran Bupati Kab.Muaro Jambi Prop.jambi Indonesia



RADIO NEWS MUARO JAMBI UNTUK MASA DEPAN

RADIO NEWS MUARO JAMBI UNTUK MASA DEPAN
Melalui siaran radio dan internet kita telah berjalan dan bercerita di atas jalur-jalur sejarah "MENAPAK JEJAK PERADAPAN DI BUMI SAILUN SAILAMBAI" selama 10 tahun. Kini kami ingin, bersama Anda, menelusuri jalur-jalur baru yang penuh tantangan dan kesempatan. Bersama Anda, kita jelajahi berbagai cerita-cerita, pelajari masa lalu, dan kita hadapi masa depan di Radio News Muaro Jambi Indonesia Untuk masa depan
RADIO NEWS MUARO JAMBI MASA DEPAN
Kabupaten Muaro Jambi merupakan wilayah pemekaran Kabupaten Batang Hari. Kabupaten Muaro Jambi berada pada bagian timur dan tengah pulau Sumatera, mengitari Kota Jambi sebagai pusat pemerintahan Provinsi Jambi. Dengan luas 5.246 Km2 berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Barat , Kabupaten Batang Hari dan Provinsi Sumatera Selatan.
Dengan posisi strategis tersebut Kabupaten Muaro Jambi disebut sebagai “Three Way City” karena melalui jalan lintas timur Sumatera dapat menuju seluruh daerah di pulau Sumatera seperti Jambi, Riau, Medan, Aceh, Palembang Dan Lampung. Dengan alasan tersebut, Radio Muaro Jambi News 92,5 FM yang beralamat di Jalan A. Gafar No.51 Sarang Burung, Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi hadir ditengah masyarakat yang sebagian besar masih berdomisili di wilayah pedesaan, dan ditinjau dari keefektifan media radio yang sangat cocok dinikmati sambil melaksanakan aktifitas tanpa banyak menggangu akifitas itu sendiri, serta radio masih menjadi alternatif utama bagi bagi mereka untuk mendapatkan informasi dan hiburan.
Maksud pendirian Radio Muaro Jambi News adalah untuk menyampaikan informasi dan hiburan serta mendidik, mengingat radio masih menjadi alat alternatif bagi mereka yang memerlukan informasi dan hiburan tanpa meninggalkan aktifitas mereka.

Alamat: Radio News Muaro jambi
Jl.A.Gafar Rt.03/01 N0.51 simpang Limo Kab.Muaro jambi Propinsi Jambi Indonesia Post.36562
E,mail : radio_mjn@yahoo.co.id http://radiomjnfm.blogspot.com
 Telpon .0741-582187  HP.081366464973

KABUPATEN MUARO JAMBI

Kabupaten Muaro Jambi
Kabupaten Muaro Jambi yang terbentuk berdasarkan Undang-undang No. 34 Tahun 1999 mempunyai luas wilayah 524.600 Ha dan karena adanya penambahan wilayah yang berasal dari Kabupaten Tanjabtim akhirnya menjadi 544.391 Ha. Secara geografis letaknya sangat strategis karena mengelilingi ibu kota proinsi dan dilalui oleh dua ruas jalan utama, masing-masing Jalan Lintas Timur yang dapat menghubungkannya dengan Kabupaten Tanjabbar,  Kabupaten Tanjabtim dan Propinsi Riau ( dibagian timur ) serta Propinsi Sumatera Selatan di bagian selatan, dan jalan utama lainnya yang menghubungkan kabupaten ini dengan Kabupaten Batang Hari , Tebo dan Bungo di bagian barat.

Kabupaten Muaro Jambi dilalui oleh Sungai Batang Hari  dengan panjang melintas mulai dari kecamatan Sekernan sampai dengan Kecamatan Kumpeh dengan perkiraan panjang lintasan kurang lebih 150 Km dan dengan lebar kurang lebih 350 meter.

Jumlah kecamatan yang semula hanya 7 Kecamatan menjelang akhir tahun 2006, telah dimekarkan menjadi 8 yang terbagi kedalam 126 desa dan 4 kelurahan dengan jumlah kepala keluarga 74.429 orang atau 295.271 jiwa. Sebagian besar penduduk berusaha dan menggantung hidupnya dari sektor pertanian dengan komoditi yang diusahakan antara lain padi, palawija dan hortiukultura disamping beternak dan budidaya ikan, serta komoditi perkebunan seperti karet, kelapa sawit dan sebagainya.



Keadaan daerah Kabupaten Muaro Jambi secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 bagian yakni lahan basah dan lahan kering, berdasarkan data yang ada dari luas wilayah 544.391 Ha, 59.291 Ha atau 10,89 % diantaranya adalah lahan rawa / basah dan sisanya 485.100 Ha atau 89,11 % merupakan lahan kering,

JEMBATAN BATANG HARI TIGA SEGERA TEREALISASI

BUPATI MUARO JAMBI
Bupati Muaro jambi, H Burhanuddin Mahir, mengatakan Jembatan Batanghari III akan segera terealisasi. Pembangunan jembatan kemungkinan dimulai Tahun 2013 ini di Kecamatan Sekernan. Pembangunan tahap awal Jembatan Batanghari III telah berjalan. ‘’Saat ini sedang dalam tahap study kelayakan (FS) dan direncanakan Pra Desaing jembatan yang nantinya akan menjadi ikon Muarojambi ini,’’ ujar Bupati usai rapat paripurna DPRD, kemarin. Bupati mengatakan saat ini perencanaan pembangunan telah dilakukan pihak Dinas PU Muarojambi bersama pihak konsultan perencanaan.  ‘’Jembatan ini sebenarnya telah disetujui pembangunannya oleh Pemerintah Pusat, dengan sumber anggaran dari Kementrian PU dan Pemkab Muarojambi dalam sistem sharing,’’ ujarnya.
            Sementara Kadis PU Muarojambi Ir. Varial Adhi Putra, menambahkan, jembatan ini sendiri direncanakan akan berdiri di Kecamatan Sekernan, namun belum dapat dipastikan letak pastinya sebab masih dalam perencanaan dan melihat kondisi keadaan tanah yang akan dibangun serta alur sungai. ‘’Awalnya, ada 7 lokasi yang dijadikan lokasi pembangunan, kemudian menciut menjadi 3. Namun semuanya tetap berada di Kecamatan Sekernan. ‘’Saat ini tim study kelayakan sedang mencari lokasi yang cocok,’’ ujarnya.
            Jembatan ini nantinya juga akan terintegrasi dengan rencana Pemprov Jambi yang akan membangun Tol Sumatera, sehingga jembatan ini akan menjadi akses utama jalan lintas timur yang menghubungkan Palembang-Jambi dan Riau, sehingga kendaraan tonase besar nantinya tidak akan melewati Kota Jambi lagi.
            Jembatan ini juga akan memakan dana yang tidak kecil sehingga membutuhkan perencanaan yang matang dan dukungan dari seluruh masyarakat Muarojambi. ‘’Dana studi kelayakan telah dianggarkan oleh pemkab Muarojambi dan telah disetujui oleh DPRD Muarojambi dan kami butuh dukungan dari seluruh Masyarakat Muarojambi,










TERMINAL BARU BANDARA JAMBI BEROPRASI AHIR TAHUN 2013

Anggota Komisi V DPR RI H Bakri mengatakan, terminal baru di Bandara Sultan Thaha Saefuddin Jambi akan dioperasikan pada akhir tahun 2013.
"Akhir tahun 2013 ini diharapkan terminal yang baru dibangun saat ini sudah bisa dioperasikan. Artinya, penumpang sudah bisa menunggu keberangkatan di terminal yang baru ini," katanya di Jambi, Kamis.
Menurut dia, pengembangan bandara masih tetap dilakukan dengan dana APBN yang diturunkan melalui PT Angkasa Pura di pemerintah pusat yang ada di bawah Kementrian BUMN. Artinya, walau tak mendapatkan dana APBN dari Kementrian Perhubungan, namun Angkasa Pura masih mendapatkan dana APBN dari Kementrian BUMN melalui Angkasa Pura itu sendiri.
Pernyataan itu disampaikan Bakri menyusul adanya keputusan Menteri Perhubungan yang menyatakan seluruh bandara di Indonesia yang dikelola oleh Angkasa Pura II tak bisa lagi didanai melalui Ditjen Perhubungan Udara.
Bakri sendiri beberapa waktu lalu sudah melakukan kunjungan untuk melihat proses pembangunan Bandara STS Jambi. Dari kunjungan itu, ia berharap, akhir 2013 ini ruang tunggu yang saat ini dibangun, bisa dioperasikan, mengingat kapasitas terminal yang saat ini sudah tak memadai lagi untuk menampung calon penumpang berbagai maskapai penerbangan.


Kamis, 31 Januari 2013

TATA KELOLA PEMERINTAHAN PROVINSI JAMBI


Dinamika tata-kepemerintahan provinsi Jambi  diperankan oleh empat arena yaitu: pemerintah (government), birokrasi (bureaucracy), masyarakat sipil (civil society) dan masyarakat ekonomi (economic society). Oleh karena itu, kualitas dan kemajuan suatu tata-kepemerintahan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan birokrasi namun juga arena-arena lain yang berinteraksi dengan pemerintah. Masing-masing arena berkontribusi pada kualitas dan kemajuan tata-kepemerintahan daerah sehingga penting juga untuk melihat bagaimana masing-masing arena menerapkan enam prinsip good governance, yaitu: partisipasi (participation), akuntabilitas (accountability), keadilan (fairness), transparansi (transparency), efisiensi (efficiency) dan efektivitas (effectiveness).
Oleh karena masing-masing arena memiliki kontribusi pada tata-kepemerintahan di daerahnya, maka interaksi antar arena menjadi faktor penting untuk menentukan kinerja tata-kepemerintahan secara keseluruhan. Dalam hal ini, Partnership for Governance Reform bersama 33 Peneliti yang tersebar di 33 provinsi bermaksud menyelenggarakan workshop di setiap provinsi dengan tujuan untuk mendapatkan masukan dari sumber-sumber yang kompeten dan memahami isu-isu tata-kepemerintahan di provinsi. Kegiatan ini akan mengundang para stakeholder, antara lain: pejabat pemerintah, pimpinan DPRD, kepala SKPD, pimpinan organisasi masyarakat sipil, akademisi, wartawan, pimpinan asosiasi usaha, serta sumber-sumber lain yang kompeten dan memahami kondisi dan perkembangan tata kelola provinsi.


TUJUAN KEGIATAN 

Tujuan umum dari kegiatan workshop ini adalah:
1.                  Mendapatkan masukan dari para sumber-sumber kompeten di setiap provinsi mengenai kondisi dan perkembangan kinerja tata-kepemerintahan di setiap provinsi.
2.                  Mendapatkan masukan terkait kerangka konseptual interaksi antar stakeholder dalam mendorong kinerja tata-kepemerintahan di setiap provinsi.
3.                  Menyediakan medium dialog antar stakeholder di level provinsi, sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi positif terhadap tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi.


BENTUK KEGIATAN

Kegiatan ini dirancang dalam bentuk lokakarya (workshop) yang dipadukan diskusi terarah. Kegiatan ini akan mengundang 36 nara sumber yang kompeten dan menguasai isu-isu tata kelola pemerintahan provinsi. Mereka mewakili unsur  pemerintah, birokrasi, masyarakat sipil dan dunia usaha. Selain memberikan masukan melalui sesi diskusi terarah, peserta juga diharapkan bisa mengisi kuesioner mengenai tata-kepemerintahan yang telah dipersiapkan.
Kegiatan ini akan dipimpin langsung oleh Peneliti Partnership di masing-masing provinsi. Pada sesi diskusi terarah, Peneliti Provinsi dengan dibantu oleh para Fasilitator akan membagi peserta lokakarya menjadi beberapa kelompok berdasarkan bidang-bidang kepemerintahan seperti pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil. Kesimpulan diskusi dari tiap kelompok kemudian akan dibahas dalam sesi pleno yang melibatkan seluruh peserta.
Pada sela-sela dan akhir sesi, peserta akan diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai kondisi penyelenggaraan tata kelola pemerintahan provinsi. Kuesioner akan dikumpulkan kepada para fasilitator sesaat sebelum penutupan acara.


PESERTA
Peserta merupakan perwakilan empat sektor (arena) governance, yaitu pemerintah, birokrasi, masyarakat sipil, dan dunia usaha yang memenuhi kriteria WIP (Well-Informed Person), yaitu :
-          Para pengambil keputusan/kebijakan (para ketua komisi di DPRD, Gubernur/wakil gubernur, dan Sekda)
-          Pejabat birokrasi (para kepala SKPD atau wakilnya)
-          Pelaku usaha (para pimpinan asosiasi bisnis setempat)
-          Tokoh masyarakat sipil (pimpinan LSM, organisasi sosial kemasyarakatan, koperasi, wartawan, akademisi, dan sebagainya).



Mengapa selalu dengar radio