Sabtu, 30 April 2016

PEMKAB SERAHKAN MOBIL OPERASIONAL KONI


Muaro jambi, Sebagai komitmen pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk membantu olahraga Pemerintah Kabupaten (27/4) bertempat di aula kantor Bupati  menyerahkan bantuan mobil operasional ke Koni, bantuan ini langsung diserahkan oleh Sekda Muaro Jambi Imbang Jaya.
Penyerahan bantuan ini diberikan lansung kepada ketua Koni Muaro Jambi, selain kendaraan oprasional Pemkab juga menyerahkan bantuan bonus atlit pekan olahraga Provinsi yang digelar dibatanghari tahun lalu.

Ketua Koni Kabupaten Muaro Jambi patahillah pada sambutanya mengatakan  meski pada  saat porprov kemarin anggaran sangat terbatas  namun atlit muaro jambi berhasil mengaharumkan nama muaro jambi hal ini dilihat dari prestasi Kabupaten Sailun Salimbai yang mampu naik dari peringkat 10 ke peringkat 8

Sekda Kabupaten Muaro Jambi imbang jaya menangatakan, sangat berterima kasih baik dari koni dan para kepala SKPD yang mendampingi di ajang Porprov yang xxi di Batang Hari, dan tentu sangat mengapresiasi semangat juang dari atlit-atlit kabupaten muaro jambi dalam memperjuangkan nama Kabupaten, selain itu dirinya pun berharap agar bantuan oprasional yang juga diberikan pada hari ini dapat memberikan motifasi kepada pengurus koni untuk meningkatkan prestasinya kedepan.(mad)


Sumber                : Bag. Humas Setda Kab. Ma. Jambi
Tanggal Publikasi  : 29 April 2016

Kamis, 28 April 2016

Radio Sidomukti fm "RADIO MAJU TAK GENTAR"

"RADIO MAJU TAK GENTAR" Demi kemajuan Informasih kabupaten tanjung Jabung Timur di Tahun 1999 kami lakukan pembanguan Radio Komunitas Suara Tanjung Jabung Timur kami mengunakan rekomendsi Dinas Perhubungan waktu itu kami di angap Radio Gelap Oleh Lok Mon Sfr Jambi Kami di segal dan kami tidak putus asa kami lakukan terus kordinasi dg yg memangku kepetingan Tahap 1.2,3,4 EUCS kami lolos dan di ahir tahun 2015 Kami Mendapatkan IPP Tetap karena di tempat lama di sidomukti daya PLN kami Lemah kami alternatif harus Putar OTAK kami sepakat denga Keluarga besar PT.RADIO SUARA TANJUNG JABUNG TIMUR harus beli lahan di Talang Babat Simpang Pendowo Kami Bangun Gedung Dan juga KAMI bangun Tower 45 Meter dan semua pembangunan siap Judulanya "kami maju Tak Gentar Harus ON AIR " Karena Kami Punya IPP Tetap,// Radio Sidomukti fm

Senin, 18 April 2016

UN 2016 Bupati pantau SMA 3 dan SMK 8 Mestong

Muarojambi - Bupati Muaro Jambi Burhanuddin Mahir didampingi Kepala Dinas Pendidikan Ulil Amri melakukan peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di dua sekolah yakni SMA  Negeri 3 dan juga SMK  Negeri 8 di Kecamatan Mestong, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Ujian Nasional di Kabupaten Muaro Jambi  berjalan aman dan lancar.

Dalam tinjauannya Bupati melihat langsung kekelas untuk dan menyaksikan langsung putra putri Bumi Sailun Salimbai sedang mengisi soal UN kepada siswa Burhanuddin berpesan untuk dapat mengerjakan soal dengan teliti dan hati hati.

Dari hasil tinjuan ini Bupati Burhanudin Mahir optimis jika siswa dapat lulus seratus persen pasalnya soal soal yang diujikan hampir sama dengan soal yang sering di ujikan pada saat try out lalu.

Untuk Kabupaten Muaro Jambi sendiri tahun ini terdapat 19 sekolah penyelenggara UN  dengan jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional sebanyak 3608 siswa, sementara untuk sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer ada di tiga sekolah yakni SMK  2, SMA Titian Teras dan MAN Cendikia (mad ).

Selasa, 22 Maret 2016

Profil Bupati Ogan Ilir Noviadi Yang Ditangkap BNN Karena Penggunaan Narkoba

BUPATI OI AW NoviadiBelum genap dua bulan dilantik menjadi Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir (AW) Noviadi digelandang Badan Narkotika Nasional atas dugaan penggunaan narkotika jenis sabu-sabu. Proses penangkapan dipimpin langsung AKBP Wanto dari BNN Pusat pada Minggu, (13/3) pukul 21.30 WIB.
Noviandi sendiri telah diintai BNN sejak tiga bulan lalu. Menurut informasi yang beredar, penggerebekan tersebut diawali dengan tertangkapnya, dua pengedar narkoba di kawasan Inderalaya. Dari keduanya kemudian dilakukan pengembangan ke Palembang yang menjadi kediaman Mawardi–ayah dari Nofiadi.
Proses penangkapan di rumah pribadi Bupati Ogan Ilir di Jl Musyawarah, RT 26, Kelurahan Karang Jaya, Gandus sempat berjalan alot. Petugas BNN sempat dihalangi untuk masuk tetapi setelah beberapa lama, akhirnya petugas bisa masuk dan mengamankan Noviadi ke kantor BNN Sumatera Selatan di Jakabaring.

Profil Ahmad Wazir Noviadi

Seperti diketahui Ahmad Wazir Noviadi SPsi merupakan putra dari Bupati Ogan Ilir sebelumnya, Ir. H. Mawardi Yahya. Noviadi juga keponakan dari H Ridho Yahya Wali kota Prabumulih yang juga merupakan politisi Golkar.
Noviadi sendiri adalah bupati yang masih cukup muda karena baru berusia 27 tahun (lahir pada 22 November 1988) dan sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OI periode 2014-2019 dari Partai Golkar.
AW Noviadi terpilih sebagai anggota DPRD Oi dari Dapil V melingkupi Kecamatan Lubuk Keliat, Rambang Kuang dan Muara Kuang. AW Noviadi mendapat suara terbanyak di Partai Golkar Dapil V. Adapun wakilnya Ilyas Panji Alam adalah Sekertaris jendral (Sekjend) DPD PDI Perjuangan Sumsel.
Saat pemilu Desember 2015 lalu, pasangan Noviadi-Panji didukung PDI-P dan Golkar serta Hanura, PPP dan juga PKS. Pasangan ini sukses mengalahkan pasangan selebriti Helmi Yahya yang berpasangan dengan Mushendi Fazareki yang didukung partai Nasdem dan Demokrat.
Dalam pilkada tersebut pasangan Helmi Yahya-Mushendi hanya meraih 94.144 suara, sementara Noviadi-Panji Alam memperoleh 107.578 suara. Helmi Yahya sempat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi tetapi gugatannya tidak dikabulkan sehingga Noviadi-Panji Alam secara resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir periode 2016-2021 pada 17 Februari lalu.
Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara, Bupati AW Noviadi disebutkan memiliki kekayaan senilai 20.319.445.000. Sebagian besar kekayaannya berasal dari harga bergerak yaitu mobil Marcedes Benz sebanyak 10 dan juga Jeep Wrangler, Range Rover dan CR-V dengan nilai total 11.148.000.000.sumber Aktualita.co

Manfaat Sayur Genjer Untuk Kesehatan Tubuh

Info Muaro Jambi Radio - Tanaman sayuran genjer dapat ditemukan di daerah rawa dan juga dapat dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Bagi orang desa, sayuran ini mudah ditemukan. Namun bagi warga yang tinggal di kota, jika ingin menemukan sayuran yang satu ini dapat dengan mudah menemukannya di pasar tradisional. Sayuran genjer memiliki kaitan dengan kemiskinan, karena dahulu sayur genjer ini dapat mudah ditemukan didaerah rawa, sungai, maupun danau secara gratis, dan hanya dikonsumsi oleh warga yang tidak memiliki uang untuk membeli makanan. Tapi siapa yang menyangka sayuran genjer saat ini menjadi sayuran yang favorit bagi masyarakat Indonesia terutama bagi orang vegetarian. Ini karena manfaat sayur genjer sangatlah banyak.

Sayur genjer sering diolah menjadi masakan seperti lalapan, tumis, ataupun campuran pecel. Kandungan gizi pada sayur genjer ini tidak kalah dengan sayuran hijau lainnya, dengan kandungan gizi yang banyak dan bervariasi akan memberikan asupan nutrisi yang sehat bagi tubuh. Dan berikut ini beberapa manfaat sayur genjer untuk tubuh :
Sayur genjer memiliki serat yang tinggi
Sayur-sayuran hijau yang ada di sekitar merupakan jenis makanan yang mengandung serat tinggi, salah satunya yaitu sayuran genjer. Karena memiliki kandungan serat yang tinggi, maka manfaat sayur genjer yaitu dapat memenuhi kebutuhan serat tubuh dalam sehari. Serat pada sayuran genjer memiliki fungsi sebagai pelancar pencernaan, pencegah sembelit, mengikat lemak dalam tubuh, membantu proses pencernaan makanan, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menstabilkan kadar gula darah.
Sayur genjer kaya akan protein
Sayur genjer adalah salah satu jenis sayur yang mengandung protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gram sayur genjer terdapat kandungan protein sebesar 1,7gram. Dalam hal ini, manfaat sayur genjer yaitu sebagai pembentukan masa otot, sebagai sumber energy, menambah stamina dan pengikat lemak di dalam tubuh.
Sayur genjer mengandung kalsium
Kandungan kalsium pada sayuran genjer terbilang cukup tinggi. Dengan 100 gram penyajian sayur genjer, mengandung 62 mg kalsium yang sangat baik untuk tubuh. Kalsium memiliki fungsi membantu pertumbuhan tulang dan gigi, menjaga kesehatan tulang dan gigi, selain itu juga mencegah osteoporosis.
Sayuran genjer memiliki fosfor
Kandungan fosfor pada sayur genjer sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang apabila dipadukan dengan kalsium. Dengan 100 gram sayur genjer mengandung fosfor sebanyak 33 mg. Dengan adanya kandungan fosfor ini, maka manfaat sayur genjer adalah meningkatkan kekuatan tulang, sehingga mencegah tulang dari penyakit osteoporosis.
Sayuran genjer memiliki kandungan zat besi yang tinggi
Kandungan zat besi pada sayuran genjer memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh, yaitu baik untuk pembentukan sel darah merah dan dapat lebih mudah mempercepat penyembuhan luka. Dalam penyajian 100 gram sayur genjer mengandung 2,1 mg zat besi.
Sayuran genjer mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker
Sayur genjer memiliki kandungan polifenol yang dapat berperan sebagai antioksidan, sehingga manfaat sayur genjer adalah dapat mencegah terkena penyakit jantung dan kanker.

Senin, 22 Februari 2016

Genderang Pemilihan Bupati Muarojambi 2017

Info muaro jambi radio//Genderang Pemilihan Bupati Muarojambi 2017 sudah semakin terasa. Sejumlah tokoh Muarojambi sudah mulai mensosialisasikan diri baik secara terang terangan maupun masih diam diam. Pencoblosan PilBup Muarojambi digelar awal tahun 2017, awal tahapan pd pertengahan 2016. Adapun tokoh yg Bakal incar Kursi Bupati Muarojambi 2017 setidaknya ada 7 nama. Yaitu, Bambang Bayu Suseno anggota DPRD Provinsi Jambi, Fahmi Mai Wakil Ketua DPRD Muarojambi, Ivan Wirata mantan Kepala Dinas PU Provinsi Jambi, Masnah Busro anggota DPRD Provinsi Jambi, Agustian Mahir Kepala BKD Muarojambi, Dodi Sularso pengusaha,
 Kemas Fuad Wakil Bupati Muaro Jambi

Minggu, 18 Oktober 2015

Radio Masuk Desa

Jurus paling ampuh Informasih di perdesaaan adalah radio masuk desa
Berdasarkan dari hal tersebut diatas dan mengingat  media radio sangat efektif dan cocok dinikmati sambil melaksanakan aktifitas tanpa menganggu aktifitas itu sendiri, kami berkeyakinan kedepan Radio News Muaro JAmbi  Fm mampu membawa misi sebagai media informasi, hiburan dan media pendidikan.

Target Audiance

Usia                     : 25 – 50 TAHUN

Jenis Kelamin       : a. LAKI;LAKI 50 % ( 60 % DEWASA, 40 % ANAK MUDA )
                             b. PEREMPUAN 50 % ( 60 % DEWASA, 40% ANAK MUDA )


SES
A & B > 60 % - Fokus sasaran pendengan standar pendidikan sarjana, pendapatan  perbulannya minimal Rp. 1.500.000,- berprofesi sebagai pelaku bisnis dan pekerja kantoran, tani, bergaya hidup sebagai penikmat pasar (mall)

Tarif Iklan

Spot 30 detik            : Rp. 22.000,-
Spot 60 detik            : Rp. 35.000,-
Adlibs                      : Rp. 25.000,-

Sponsor Program 30 menit (1kali siar)    Rp. 250.000,-
Sponsor Program 60 menit (1kali siar)    Rp. 500.000,-
Sponsor Program 90 menit (1kali siar)    Rp. 750.000,-

Selasa, 13 Oktober 2015

Wayang Indonesia Carangan, Lakon

Carangan, Lakon

LAKON CARANGAN, atau cerita carangan adalah lakon wayang yang keluar dari jalur pakem (standar) kisah Mahabarata atau Ramayana. Namun, para pemeran dan tempat-tempat dalam cerita carangan itu tetap menggunakan tokoh-tokoh Wayang Purwa yang berdasarkan Mahabarata atau Ramayana seperti biasanya. Biasanya cerita carangan semacam ini dilakukan untuk memenuhi pesanan dari pihak yang nanggap, atau untuk misi penerangan pemerintah.
Sebagian ahli wayang berpendapat bahwa sebaiknya tidak diadakan pemisahan antara lakon wayang yang pakem dan yang carangan. Alasannya, sebenarnya semua lakon wayang adalah karangan manusia. Sebuh lakon yang semula dianggap sebagai carangan bisa saja menjadi baku atau pakem, bilamana cerita atau lakon itu ternyata diterima masyarakat sehingga sering dipertunjukkan.
ASKI, Akademi Seni Karawitan Indonesia, sebuah lembaga pendidikan kesenian di Surakarta pernah mengadakan penelitian dan pengumpulan data mengenai lakon carangan ini. Pada bulan Oktober 1988, ASKI diubah statusnya menjadi STSI atau Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Surakarta.
Lakon carangan yang sudah terlalu jauh keluar dari jalur pakem, biasanya disebut lakon sempalan. Selain itu, dalam Wayang Purwa dikenal juga adanya lakon banjaran, yakni lakon yang khusus digubah oleh Ki Dalang tentang riwayat hidup lengkap (biografi) seorang tokoh wayang.
Di antara tema lakon carangan, yang terbanyak adalah yang menyangkut hidup perkawinan Arjuna dengan Subadra. Biasanya ceritanya berkisar pada peristiwa, karena Arjuna pergi bertapa, banyak pihak yang mengambil kesempatan untuk mengambil alih istri Arjuna itu. Cerita yang temanya demikian, di antaranya adalah lakon Sinusena, Cekel Endralaya, Sidajati-Sidalamong, dan sebagainya.
Cukup banyak lakon carangan kuna yang kurang sesuai dengan selera masyarakat penonton, akhirnya juga punah, tidak lagi dipergelarkan orang. Misalnya, beberapa lakon carangan yang menyangkut tokoh Bima: Bima Kacep, Bima Tulak, dan Bima Medamel.
Pada lakon-lakon itu diceritakan tentang Bima yang berbuat selingkuh dengan Dewi Uma; tentang Bima yang bertelanjang  berkeliling sawah dengan alat kelamin memancarkan sinar terang, dan Bima yang menanam ketan gondil agar dapat menurunkan raja-raja di Tanah Jawa.
Tema cerita lakon-lakon itu tidak sesuai dengan imajinasi masyarakat terhadap Bima, sehingga tidak diminati orang.
Lakon Carangan di Surakarta
Lakon carangan yang beredar di daerah Surakarta dapat digolongkan menjadi tujuh golongan yakni:
  1. Lampahan Raben (cerita perkawinan) contohnya: lakon Rabinipun Dursasana (perkawinan Dursasana); lampahan Rabinipun Wisanggeni (Perkawinan Wisanggeni) dan sebagainya.
  2. Lampahan Wahyon (cerita wahyu) contohnya: Wahyu Pancadarma; Wahyu Tri Marga Jaya; Wahyu Widayat Pitu, Wahyu Triwibawa dan sebagainya.
  3. Lampahan Malih-malihan (cerita perubahan wujud) contohnya: lakon Doraweca; Jayeng Katong; Samba Warangka; Suryadadari; Peksi Mas Merak; Rasatali-Talirasa dan sebagainya.
  4. Lampahan Lahir-lahiran (cerita kelahiran) contohnya: lakon Lahiripun Danankusuma; Lahiripun Bambang Danasalira, Lahiripun Petruk, dan sebagainya.
  5. Lampahan Murcan (cerita menghilang) contohnya: lakon Partawarayang; Jaka Brongsong; Turanggajati; Jongke Asmara Cipta, dan sebagainya.
  6. Lampahan Lucon (cerita humor) contohnya lakon Petruk Kelangan Petel; Gareng Tetak; Bagong Dadi Ratu; Kresnadenta; Gareng Dadi Ratu, dan sebagainya.
  7. Lampahan Wejangan (cerita tentang mistik) contohnya: lakon Senalodra; Gatotkaca Dados Guru; Pendawa Pitu; Arjuna Pitu; Arjuna Pingit; Mayangkara, dan sebagainya.
Prof. Dr. Soetarno salah seorang pengamat budaya wayang dari Surakarta mengatakan bahwa seluruh lakon Wayang Kulit gayaSurakarta dapat dibagi ke dalam dua bagian, yakni lakon pokok dan lakon carangan. Lakon carangan dibagi menjadi tiga kategori yaitu: lakon carangan kadapur, lakon carangan, dan lakon sempalan.
  1. Lakon Pokok juga disebut lakon dapur, lakon jejer atau lakon lugu; menggambarkan cerita versi tradisional seperti yang dibawakan dalam Ramayana dan Mahabarata. Contohnya lakon Pandu Lahir.
  2. Lakon Carangan tokoh-tokohnya mengambil dari lakon pokok, tetapi alur ceritanya sama sekali dibuat baru. Pada umumnya lakon-lakon tersebut disusun oleh para ahli pewayangan atau seniman dalang dan mempunyai fungsi pedagogis, dan kadang-kadang memuat kritik sosial atau ajaran spiritual.
Lakon Carangan dapat dibedakan dalam tiga kategori, yaitu:
  1. Lakon Carangan Kadapur yang masih ada hubungannya dengan lakon pokok, berpegang pada tema yang sama dan menggunakan silsilah tokoh-tokoh yang sama. Jenis lakon ini kurang lebih sifatnya seperti lakon-lakon pokok. Contohnya lakon Jaladara Rabi,  menceritakan perkawinan antara Kakrasana dengan Dewi Erawati. Lakon Utara dan Wiratsangka Krama, menceritakan perkawinan utara dan Wiratsangka putera raja Matswapati. Lakon Wirata Parwa, menceritakan pemunculan lagi para Pandawa di Wirata setelah mengalami pembuangan selama dua belas tahun.
  2. Lakon Carangan adalah suatu cerita yang tidak ada sambungannya lagi dengan lakon-lakon pokok, dan ini benar-benar merupakan ciptaan baru. Contohnya lakon Dasa Warna, yang menceritakan Petruk menjadi raja di tanah sabrang; lakon Mustakaweni, yang menceritakan perkawinan antara Priyambada putra Arjuna dengan Mustakaweni.
  3. Lakon Sempalan adalah jenis lakon yang mengambil tokoh utamanya sama dengan lakon pokok, tetapi temanya dirubah. Contohnya lakon Pregiwa Pregiwati yang menceritakan Endang Pregiwa dan Pregiwati mencari ayahnya dan pertemuan mereka dengan Gatotkaca, putra Bima; lakon Gatotkaca Sungging yang mengisahkan perkawinan antara Gatotkaca dengan Dewi Dahanawati anak Prabu Dahanamukti dari Kerajaan Dahanapura; lakon Swarga Bandang, yang mengisahkan Srikandi menyamar sebagai penari untuk mencari Arjuna di Swarga Bandang; lakon Dewa Ruci, menceritakan pertemuan Bima dan Dewa Ruci atau Bima mencari Tirta Pawitra (air kehidupan).
Tradisi pedalangan Surakarta juga terdapat jenis lakon pasemon (sindiran) atau gambaran terhadap peristiwa pada zaman kerajaan di Jawa. Lakon-lakon itu antara lain: lakon Swarga Bandang, yang dibuat pada zaman Panembahan Senapati di Mataram, merupakan penggambaran pada waktu bedah Mangir; lakon Rajamala, dibuat zaman kekuasaan Senapati di Mataram. Lakon ini pasemon terbunuhnya Arya Panangsang di Jipang Panolan; lakon Mustakaweni sampai lakon Petruk Dadi Ratu adalah pasemon kehidupan Paku Buwana I di Surakarta; lakon Gilingwesi (Werkudara Dadi Ratu) dibuat zaman Paku Buwana II, adalah pasemon bedahnya Keraton Kartasura; lakon Wijanarka ditulis pada zaman Paku Buwana III di Surakarta, adalah pasemon kembalinya Paku Buwana II dari Ponorogo setelah menjadi menantunya Anom Besari; lakon Suryaputra Maling dibuat pada zaman Paku Buwana III di Surakarta, adalah pasemon Pangeran Singasari menjadi pencuri; lakon Kresna Kembang dicipta pada zaman Paku Buwana IV di Surakarta, merupakan pasemon percintaan Ratu Pembayun dengan Raden Mas Hario Natawijaya.
Juragan Wayang Wong, yakni pengelola bisnis Wayang Orang adalah sebab utama membanjirnya lakon-lakon carangan baru, yang sering kali tidak memperhatikan soal logika cerita dan filsafat wayang. Sebagai juragan, dengan tujuan menarik penonton sebanyak mungkin, kadang kala mereka mengarang cerita carangan baru. Padahal para juragan itu minim sekali pengetahuannya tentang balungan lakon wayang, pakem wayang, bahkan sering kali buta mengenai filsafatnya. Para pemainnya tidak ada yang berani mengoreksi, walaupun itu salah.
Mereka inilah yang pada tahun 1925-an sampai sekitar tahun 1945-an, menyebabkan lakon-lakon Wayang Purwa menjadi simpang siur, dangkal filsafatnya, dan juga terkadang malahan tidak masuk akal.
Baca juga BANJARAN; LAKON.

Senin, 05 Oktober 2015

DPT Muaro Jambi Berjumlah 272.428

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muaro Jambi telah menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Jambi, dan DPRD Kabupaten Muaro Jambi. DPT yang ditetapkan berjumlah 272.428 pemilih, dengan rincian 140.401 laki-laki dan 132.027 perempuan.

Pemilih terbanyak ada di Kecamatan Sungai Gelam dengan jumlah 47.361 pemilih. Sedangkan pemilih paling sedikit ada di Kecamatan Taman Rajo, dengan jumlah 9.242 pemilih.

Komisioner KPU Kabupaten Muaro Jambi, Suparmin, mengatakan jumlah DPT tersebut telah diplenokan hari Sabtu (12/10) lalu, dan selanjutnya akan diserahkan kepada partai politik tingkat kabupaten, serta kecamatan, PPK dan PPS. “Besok kita serahkan data tersebut kepada parpol tingkat kabupaten, serta pihak kecamatan, PPK serta PPS. Jumat (18/10) akan ditempelkan oleh PPS disetiap desa atau kelurahan,” kata Suparmin.

Ditambahkannya, apabila ada masyarakat yang belum masuk dalam DPT, masih bisa di data di daftar pemilih tambahan dan pemilih khusus. “Pemilih tambahan sampai H-3 pencoblosan dan untuk khusus H-7 hari pencoblosan yang ditetapkan,” jelasnya.

“Kalau masih juga terdapat masyarakat yang belum masuh di DPT dan pemilih tambahan maupun khusus, masih bisa dengan menunjukkan KTP dan KK ke TPS pada hari pencoblosan,” pungkasnya.

sumber metro jambi  Reporter : Khusnizar

Mengapa selalu dengar radio