Sabtu, 17 Agustus 2013

Tari Tradisional Jawa Timur, Tari Remo


Tari selamat datang ini ditampilkan untuk menggambarkan karakter dinamis masyarakat Surabaya atau Jawa Timur, tarian ini sebenarnya menceritakan tentang perjuangan dan keberanian seorang pangeran dalam perang. Belakangan tari ini diperagakan sebagai penyambutan tamu negara maupun dalam festival kesenian daerah.
Tari yang merupakan daya tarik seni dan budaya kota Surabaya diiringi oleh alat musik gamelan. Dan lagu pengiring yang biasa dimainkan antara lain: gending jula-juli Suroboyo tropongan, walang kekek, gedong rancak, krucilan, atau lainnya. Untuk gerakan kaki tariannya adalah gerakan kaki yang dinamis, sekaligus pada pergelangan kaki penari dipasang lonceng-lonceng  yang berbunyi saat para penari melangkah atau melakukan gerakan menghentak. Untuk gerakan lainnya yakni dengan gerakan selendang, gerakan anggukan dan anggukan, serta eskpresi wajah diikuti dengan kuda-kuda yang membuat gerakan tarian semakin atraktif.
Salah satu jenis kostum yang dipakai penari remo adalah sawonggaling, yang merupakan pakaian ada dari abad 18. Warna pakaiannnya didominasi oleh warna hitam dengan hiasan batik berwarna emas. Pada bagian pinggang dikenakan sabuk dan selendang.
(Berbagai Sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengapa selalu dengar radio