Senin, 29 April 2013

POTENSI PERIKANAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI


Kabupaten Muaro Jambi termasuk sentra produksi perikanan yang cukup potensial, hal ini tidak terlepas dari kondisi geografis wilayah yang dialiri sungai Batang hari yang sangat baik untuk budidaya ikan perairan umum serta geografis wilayah yang mempunyai cukup banyak lahan basah/ rawa. Pengembangan budidaya perikanan utama dibagi atas dua kelompok, yaitu:

  • Perairan umum, dilakukan disepanjang sungai Batang Hari, dengan sistem kerambah jaring apung (KJA) ini terpusat di Kecamatan Jambi Luar Kota, Sekernan, Maro sebo dan Kumpeh Ilir.
  • Bumi daya kolam, dilakukan di daerah dataran rendah/ berawa yang banyak terdapat di kecamatan Sungai Gelam dan Kumpeh Ulu.

Produksi perikanan kabupaten muaro jambi cukup besar mencapai 11.143.98 ton pertahun, terdiri dari perairan umum 859.18 ton dan budidaya 10.283.80 ton. Sebagian besar didominasi ikan jenis Patin Jambal Nila dan Lele yang sebagian besar dijual untuk memenuhi pasar lokal dan Kota Jambi, selanjutnya karena produksi terus meningkatkan dilakukan upaya terobosan dengan menjalin kerja sama dengan sektor swasta untuk pemasaran khususnya pasar ekspor melalui industri pengolahan yang berlokasi di desa Sekernan sehingga harga jual yang cukup ekonomis.
Tabel Produksi Perikanan 2008.
No
Kecamatan
Perairan Umum
Budidaya
1.
Mestong
2.42
854.40
2.
Sei. Bahar
12.94
152.10
3.
Kumpeh Ulu
188.09
2.478.80
4.
Sei. Gelam
18.20
2.138.90
5.
Kumpeh
263.60
446.30
6.
Maro Sebo
136.08
153.20
7.
Jaluko
124.42
3.778.10
8.
Sekernan
113.42
283.00
Total
859.18
10.283.80
Guna menunjang produksi yang terus meningkat, maka dibutuhkan pasokan bibit yang cukup untuk itu dibangun balai benih ikan (BBI) yang terdapat di desa Arang–arang kecamatan Kumpeh Ulu dan Tempino kecamatan Mestong, disamping itu terdapat pula balai penelitian ikan air tawar di Sungai Gelam.

Suaka Perlindungan
Suaka perlindungan sumber daya perikanan guna melindungi ikan varitas lokal dari kepunahan maka ditetapkan kawasan suaka perlindungan sumberdaya perikanan yaitu kawasan Danau Lamo di kecamatan Maro Sebo untuk kawasan konservasi ikan lokal jenis patin, nila, gabus, mujair, lele, gurame.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengapa selalu dengar radio